Suzuki India Kembangkan Teknologi Transmisi Baru

CELERIO

TOKYO -  Suzuki Motor telah mengimpor teknologi transmisi yang dikembangkan di India serta memasangnya di mobil Carry yang akan dipajang di Jepang akhir bulan ini.

Dilansir Nikkei, teknologi transmisi manual otomatis tersebut menerapkan aktuator electrohydraulic di mana kopling dan gigi bekerja secara otomatis.

Tidak seperti transmisi otomatis dengan bantuan komputer, teknologi Suzuki tersebut harga lebih murah karena secara struktural lebih sederhana namun tetap meningkatkan efisiensi bahan bakar sekitar 5%. 
Namun demikian, hasil teknologi transmisi tersbut masih menyebabkan getaran sedikit, satu masalah yang masih perlu ditangani. 

Auto Aksesoris carry baru tersebut akan dijual dengan harga di bawah $ 8.574, sama dengan versi transmisi otomatis saat ini. Suzuki bertujuan, menginstal transmisi model lain dan mengurangi biaya produksi, di bawah transmisi otomatis biasa.

Bulan Februari, Suzuki telah merilis Mobil Subkompak Celerio yang juga telah meneapkan teknologi transmisi otomatis di India. Hampir setengah dari pembeli Celerio, memilih mobil model otomatis dengan harga terjangkau, mendorong manajemen Suzuki menerapkan teknologi untuk model domestik.

Suzuki juga berencana merilis model subkompak yang dilengkapi dengan transmisi manual otomatis di Eropa. Mobil itu juga akan dipamerkan di Asia Tenggara dan pasar negara berkembang lainnya. (*)

Ini Dia yang Dimaksud Teknologi Side Stand Switch Motor Honda

MOTOR TERBARU – Fitur-fitur terbaru sepeda motor terus diterapkan, untuk memberikan kenyamanan lebih kepada para penggunanya. Salah satunya yang disebut Side Stand Switch dari Honda. Misalnya yang telah diterapkan pada Honda Vario Techno, Honda Beat dan Honda Spacy.

Side Stand Switch Motor Honda
Yang dimaksud dengan Side Stand Switch, merupakan fitur, yang berfungsi, mesin motor akan mati secara otomatis jika standar samping diturunkan. 

Sebaliknya, mesin motor tidak akan bisa dihidupkan apabila standar samping belum dinaikkan.

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi resiko pengendara jika lupa menaikkan standar samping. 

Bukankah jika standar samping tidak dinaikkan dan motor berjalan, itu akan membahayakan pengguna?  Ia bisa nyangkut di aspal atau batu serta berpotensi terjadi kecelakaan.

Cara kerja Side Stand Switch tersebut terdapat pada saklar otomatis yang dapat memutus aliran listrik pada motor. Ketika standar samping diturunkan, secara otomatis pula mesin motor akan mati dan tidak dapat dinyalakan sebelum posisi standar dinaikkan (disimpan) kembali.

Kelebihan pada Side Stand Switch, selain menjamin kenyamanan saat menggunakan fitur terutama di kondisi hujan, PT. AHM juga sudah mengklaim bahwa Side Stand Switch dirancang sedemikian rupa sehingga anti air hujan.

Sebab pada bagian pelindungnya dilengkapi dengan seal anti air dan tegangan listrik yang digunakan pun cukup rendah (sekitar 12 V), sehingga meskipun air berhasil masuk ke bagian saklar otomatis maka tidak akan terjadi korslet.


Dengan adanya fitur ini, sudah jelas membuktikan bahwa Honda selalu terdepan dalam berinovasi sekaligus menjaminkeselamatan, keamanan, dan kenyamanan para penggunanya dalam berkendara. (*)

Inilah Gambar Logo Mobil dan Sepeda Motor




MOBIL TERBARU - Berikut ini logo kendaraan mobil dan sepeda motor. Setiap logo tentu memiliki karrakteristik masing-masing produk sehingga mewakili pesan yang disampaikan. Logo tidak hanya gambar tanpa makna melainkan penuh pilosofi, bahkan prinsip sebuah lembaga atau perusahaan.
Dalam masyarakat primitif bahkan modern adakalanya logo bermuatan mistis sehingga mengandung kepercayaan tertentu bagi para pencetusnya.

Berikut logo ternama produk mobil dan sepeda motor yang beredar di seluruh dunia.

Logo Chevrolet


Logo Daihatsu



Logo Datsun
Logo Ford


Logo Harley Davidson
Logo Mobil Honda 


Logo Sepeda Motor Honda 

Logo Lamborghini


Logo Vespa

Logo Mobil Proton


Logo Subaru 


Logi Mobil Volvo

Logo Yamaha Motor

Logo Mobil Mazda


Logo Mitsubishi Motor

Logo Mobil Nissan


Logo Sepeda Motor Viar 


Logo Mobil Wagon


Logo Verari

Log Suzuki



Logo Mobil BMW

Logo Motor Bajaj



Tips Memilih Kendaraan Bekas

Memilih kendaraan memang tidak mudah. Kendaraan akan menemani kemana kita pergi baik suka maupun duka.  Bukan hanya tampilan luar yang harus diperhatikan, tetapi performa mesin harus benar-benar menunjang sehingga mendukung terhadap mobilitas pemiliknya di semua medan dan kondisi.

Salah satu kesulitan memilih kendaraan, terkait budget yang tersedia. Adakalanya, dana yang tersedia sekian sementara harga kendaraan yang diinginkan harganya sekian. Dana yang tersedia tidak cukup.

Berikut ini tips memilih kendaraan bekas supaya hasilnya sesuai keinginan.

Ukur kemampuan budjet yang kita miliki apakah sesuai dengan  harga kendaraan yang kita inginkan atau belum.  Kalau pun  dana belum cukup ada baiknya nabung lagi.
  1. Fokus pada satu merek kendaraan yang kita inginkan. Setelah itu baru cari informasi baik melalui internet, dealer penjualan kendaraan bekas atau informasi dari teman-teman.
  2. Untuk menemukan harga yang pas, cari sebanyak mungkin informasi harga. Bandingkan antara penawaran yang satu dengan penawaran yang lainnya, termasuk perbandingan harga-harga yang didapat dari showroom penjualan kendaraan bekas. Tentu harga yang paling muah dengan kendaraan yang paling bagus yang akan kita beli.
  3. Untuk melakukan perbandingan lakukan antara lain,   tampilan luar, bagian dalam, performa mesin, harga, tahun pembuatan atau tahun perakitan kendaraan serta bentuk fisik keseluruhan kendaraan.
  4. Untuk pengecekan mesin, jika kita kurang paham permesinan, ada baiknya membawa teman yang paham kondisi mesin.
  5. Ada baiknya juga kita mencari  kendaraan yang  sama sekali belum dimodivikasi atau kendaraan yang masih asli bawaan pabrik.
  6. Hal yang sama untuk bodi atau cashing. Cari kendaraan yang masih orisinal belum dimodivikasi. Kecuali kalau anda pecinta kendaraan modiv dan hasil modivikasi sesuai dengan keinginan kita.
  7. Kalau bisa, mendapatkan kendaraan bekas dari tangan pembeli pertama.
  8. Ada baiknya juga membeli dari dealer kendaraan bekas. Ini menyangkut kualitas kendaraan. Umumnya, pihak dealer, akan teliti sebelum memasarkan  kendaraannya. Sebleum dijual kembali, mereka akan memeperbaiki berbabagi keruskana. Namun demikian, harga bisa seidkit lebih mahal ketimbang membeli dari perorangan.
  9. Perhatikan juga kelengkapan surat-surat kendaraan seperti BPKB dan STNK.
  10. Perhatikan juga, kendaraan bekas yang ditaksir  sudah lunas cicilan. Kalaupun belum, lakukan over boking atas pengetahuan leasing bersangkutan sehingga  tidak akan menimbulakn masalah di kemudian hari. 


Barangkali ini trik sederhana untuk mendapatkan kendaraan bekas sesuai keinginan. Selamat mencoba. (*)




Bertemu Tim Tour de Java Saat Ngecharge Mobil Listrik si Merah-Putih di Warung Kopi

Mobil Listrik ITS 

MOBIL LISTRIK ITS - Secara kebetulan, saya bertemu dengan rombongan Tour de Java, mobil listrik yang dibuat oleh mahasiswa ITS. Rombongan, Sabtu (03/5/2014) tengah berhenti di sebuah warung kopi Jalan Malangbong, Kab.Garut, tepatnya disekitar ruas Kampung Bonsai.

Kedatangannya menjadi pusat perhatian warga sekitar, apalagi warung kopi yang bersebalahan dengan pool salah satu trayek bis antar kota itu selalu dijejali penumpang. Alhasil, Grasang pembuat mobil listrik dan CS itu menjadi ditonton warga.

Kendaraan yang dikemudikan Grasang lain dari yang lain. Bentuknya sporty dan warnanya sangat mencolok, seperti mobil para pembalap dunia.

Grasang dan teman-temannya memang punya misi besar. Excellent perjalannya, demi masa depan transportasi Indonesia dan bahkan mungkin dunia. Grasang baru saja mengendarai mobil listrik dan tenaga surya, mereka menunaikan misi yang diembankan pemerintah, 'Tour de Java' yang harus melewati Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Surabaya. Sejak 2 Mei, di Jakarta, misi ini dilepas langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh.

"Saya nyetir mobil Ezzy ITS II. Tuh mobilnya yang berwarna merah," kata Grasang dengan pandangan puas, saat istirahat di warung kopi Sabtu (3/5/2014) sore.

Sambil menyeruput kopi hitam, Grasang dan beberapa temannya bercerita tentang perjalanannya menunaikan misi mulia, 'tour de Java' yang mobilnya berwarna merah dan putih ini.

Ada 4 mobil yang melakukan perjalanan itu, dua mobil memakai tenaga surya dan dua mobil lagi memakai tenaga listrik. Jumlah rombongan itu ada sekitar 60 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan civitas akademika beserta polisi yang mengawal. "Kami akan istirahat di sini 3 jam lebih untuk ngecharge mobil," katanya.

Mobil tersebut dicharge selama tiga jam dengan menggunakan genset setiap 100 km. Begitupula untuk mobil tenaga surya yang disuplai energi dengan alat serupa.

Sambil ngecharge itulah rombongan ini istirahat untuk bersiap melanjutkan perjalanan. Mereka juga mengevaluasi berbagai hal yang terjadi selama mobil ini melintasi jalanan.

"Nyetir mobil ini sama saja dengan yang lain. Tergantung tipe-nya, yang pakai gear dengan yang tidak. Tapi selama ini lancar alhamdulillah, tidak ada kendala. Mobil ini kan masih tahap uji coba, semoga sampai Surabaya tetap lancar," katanya.

Bagaimana perasaannya bisa menjadi bagian dari sejarah transportasi listrik ini? Bujang berperawakan kecil ini mengaku, tak pernah terpikirkan sejak kecil. Dia tidak menyangka akan mengendarai mobil listrik yang merupakan jawaban dari tantangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memproduksi mobil dengan tenaga listrik dan matahari.

Jawaban tantangan itu disampaikan Mendiknas saat melepas rombongan ini, uji coba mobil dengan melakukan perjalanan Jakarta-Surabaya dalam 4 hari. 

"Sangat bangga. Apalagi saat kami di lepas Menteri Pendidikan, lalu sebelumnya saat berangka ke Australia dan beberapa negara lain saat kami mengikuti kompetisi dan lainnya," bangga dia.

Rekan Grasang, Siti Khoirunnisa ikut bercerita. Mahasiswi jurusan Teknik angkatan 2009 ini menjelaskan bahwa tour de Java ini secara resmi telah di-launching oleh Rektor ITS pada Jumat (25/4), lalu tanggal 27 April pembukaan secara resmi di Surabaya, tanggal 29 April tiba di Jakarta dan tanggal 2 Mei kemarin dilepas langsung oleh Mendiknas.

"Kami menyiapkan ini sebagai jawaban atas keprihatinan atas dunia otomotif Indonesia. Rasanya kita masih belum memiliki mobil berbahan bakar listrik dan tenaga surya. Maka, kami coba memicu generasi muda untuk berkarya, mobil ini adalah karya anak bangsa Indonesia," bebernya.

Mobil tersebut merupakan murni karya mahasiswa, sambungnya, untuk itulah model dari mobil-mobil ini terkesa spoorty. Walau begitu, pihaknya tetap menjaga sisi aerodinamis dan keamanannya. "Sejak kami melakukan riset mendapatkan dukungan banyak pihak. Sebenarnya ada beberapa tim yang menyiapkan mobil dengan konsep begini, semuanya terus berkarya, dan kami adalah tim yang mewakili pihak akademisi," terangnya.

Perjalanan keliling Pulau Jawa oleh mobil ini, terangnya, merupakan hasil pengembangan program Mobil Listrik Nasional (Molina) yang ditujukan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Selain itu, program itu sebagai ajang uji coba mobilmemberi dan memberikan wawasan otomotif kepada para siswa SMA/sederajarajat wilayah kontrol stop di tiap kota yang disinggahi.

Adapun perjalanan yang akan ditempuh dari Jakarta ke Surabaya itu mencapai lebih dari 800 km, dengan kota yang akan dilalui mulai dari Jakarta – Bandung – Tasikmalaya – Purwokerto – Yogyakarta – Madiun – Surabaya.

Sepanjang perjalanan itu, mereka akan napak tilas melihat kekayaan Nusantara di pulau jawa sembari mengevaluasi mobil dan memberi edukasi kepada masyarakat selama istirahat.


"Kemarin (Jumat, 2/5) malam kami menginap di wisma PU Bandung. Sekarang menuju Jogjakarta, mungkin akan istirahat lagi di wilayah Banjar atau Ciamis. Kami ditargetkan tiba di Surabaya pada Selasa (6/5) sekitar pukul 13.00 Wib, di Tugu Pahlawan Surabaya. Rencananya disambut langsung langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Setelah itu makan siang bersama Bu Wali," tandasnya. (fuad hisyamudin)

Si Merah dan si Putih, Mobil Listrik Buatan ITS

Si Merah dan si Putih, Mobil Listrik Buatan ITS

MOBIL LISTRIK ITS – Ternyata anak bangsa sudah banyak yang mampu menciptakan mobil listrik yang digadang-gadang sebagai mobil masa depan. Produk mobil listrik Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya salah satunya. Mobil yang pembuatannya disponsori pemerintah tersebut telah dipamerkan dalam ajang Pameran Mobil Listrik Nasional (Molina) 2014.

Hasilnya, terdapat prototife dua mobil listrik. Yakni wana putih dan warna merah. Jika digabungkan menjadi merah-putih seperti bendera Indonesia

Mobil Listrik karya ITS, Merah 
Mobil listrik pertama berwara merah, memiliki spesifikasi antara lain. Jenis mobil, sporty hatchback city car berkapasitas empat orang penumpang. Chassis mocochoque, penggerak roda belakang dengan motor listrik, DC brushless 95%  off, daya 50 Kw (rated) dan max 100 Kw. Mobil menghasilkan kecepatan maksimum 200 Km/jam pada torsi 800 N.m, battery LiPoFe4 dan 20 Kw. 

Mobil Listrik Karya ITS, Putih 
Kedua, Mobil listrik berwarna merah. Spesifikasi antara lain, desain sporty hatchback city car, berkapasitas penumpang empat orang. Chassis mocochoque, penggerak roda depan dengan motor listrik DC brushless, daya 30 Kw (rated) dan max 60 Kw, kecepatan maksimum 180 Km/jam, torsi 200 N.m, battery LiPoFe4 dan 20 Kw.

Menurut Mendikbud, M. Nuh seperti dilansir laman Kemdikbud, Rabu (30/4/2014), kode dalam kotak kecil sistem mesin mobil listrik –IQUEECYHE- mencirikan produk original karya ITS.

Masih menurut M. Nuh, mobil listrik tersebut akan dilakukan langkah uji coba menempuh Jakarta - Surabaya. Setelah uji coba, mulai 2-9 Mei 2014 akan dilakukan evaluasi. (berbagai sumber)


Populer